Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Berlayar Kembali Setelah Badai

Gambar
Sudah begitu lama pena ini terabaikan, seolah ia tertidur dalam selimut debu yang semakin menebal. Tinta hitam yang dulu mengalir bebas kini mengering dalam kesunyian, seperti kenangan yang perlahan memudar. Halaman-halaman buku lama mulai kusam, warnanya pudar dimakan waktu, hampir saja aku berniat meninggalkannya setelah badai besar mengguncang segalanya. "Langit masih kelabu, angin masih berbisik sendu... Di mana pelangi yang dijanjikan? Ataukah ia hanya fatamorgana yang menipu harapan?" Orang bilang, setelah badai pasti ada pelangi. Namun hingga kini, mataku masih mencari lengkung warna di langit kelabu. Bahkan, muncul keraguan—akankah pelangi itu benar-benar datang, atau justru ia pergi bersama malaikat yang kembali ke langit? Meski begitu, di balik ketidakpastian ini, secercah harapan tetap menyala, berasal dari energi-energi kecil di sekelilingku yang nyaris tak kasatmata, namun tetap ada. "Kau yang telah pergi, tinggalkanku sendiri… Mencoba bertahan di duni...